Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Penulis; Amdy Hamdani

Ksrpmiumi.org – Gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo baru saja terjadi di Majene, Sulawesi Barat, pada pukul 02.28 WITA, Jumat (15/2), dini hari. Info dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang baru saja mengeluarkan informasi resmi mengungkapkan bahwa gempa kali ini tidak ada berpotensi tsunami.

“#Gempa Mag 6,2 15-Jan-21, 01:28:17 WIB, Lok:2.98 LS, 118.97 BT (6km TimurLaut MAJENE-SULBAR), Kedlmn: 10 Km, tdk berpotensi trunami #BMKG”, Dilansir dari Twitter BMKG, @infoBMKG.

Gempa 6,2 Magnitudo di Majene

Satu jam sebelum kejadian, tepatnya pada pukul 00:40 WIB, BMKG telah merilis peringatan dini cuaca Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang bisa di akses melalui link berikut; https://www.bmkg.go.id/peringatan-dini/?p=3uth20210115

Dalam rilis peringatan itu BMKG melaporkan bahwa sedang terjadi Hujan Sedang-Lebat disertai Kilat/Petir dan angin kencang pada Pkl. 01.30 WITA di wilayah Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur, Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Bone , Soppeng, Wajo, Sinjai dan Bulukumba.

Getaran yang terjadi di permukaan bumi ini juga terasa di sekitar wilayah Majene hingga ke Makassar dan daerah sekitarnya. Pergerakan kerak lempeng bumi merupakan gempa yang ketiga kalinya di wilayah sulawesi sejak kemarin. Kamis, (14/1) siang, gempa juga terjadi di Majene dengan kekuatan 5,9 Magnitudo.

Gempa di Majene

“#Gempa Mag:5.9, 14-Jan-21 13:35 WIB, Lok:2.99 LS, 118.89 BT (4 km BaratLaut MAJENE-SULBAR), Kedalaman: 10 Km, tidak berpotensi tsunami”, @infoBMKG

Gempa Malili 3,2 Magnitudo

Tidak hanya itu, Sore tadi, Gempa kecil juga baru saja terjadi di Malili, Luwu Utara dengan kekuatan 3,2 Magnitudo dengan pusat gemba berada di darat 40 KM Barat Laut Malili Luwu Timur) dengan kedalaman 10 Km dan dirasakan hingga Mangkutana.

Anggota KSR yang sedang piket siaga bencana terus memantau perkembangan situasi

Sementara itu, anggota Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Universitas Muslim Indonesia (KSR PMI UMI) yang sedang piket siaga bencana di Markas Kemanusiaan KSR UMI Jln. Sao Kareba M.J Nasrullah Kompleks UKM Kampus II UMI Makassar, sudah merespon informasi tersebut terus memantau perkembangan yang terjadi.

“Stand by saja, kita tidak tau”, ujar Asri.
“Semoga tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan”, sambungnya.

Ia juga menuturkan bila saja terjadi gempa lagi secepatnya untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih terbuka. Hindari bangunan karena bila terjadi guncangan biasanya bangunan tersebut akan runtuh.

“Hindari bangunan, kalau bisa segera cari daerah yang terbuka, seperti lapangan”, Tuturnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY